TIME IS MONEY

Tuesday, 18 December 2012

Cara download video youtube DENGAN MUDAH

Cara download video youtube - Youtube merupakan situs video sharing dan streaming yang paling besar dan paling terkenal di dunia. Tak heran bila saat user internet memerlukan hiburan, atau hendak mempublikasikan sebuah video maka youtube adalah pilihan yang paling sering disarankan.

Nah, kendala untuk menikmati video streaming untuk user di indonesia adalah keterbatasan koneksi internet yang ada sehingga banyak user internet yang lebih memilih untuk mendownload video kesukaan dibanding menonton langsung secara berulang-ulang melalui streming di youtube.

Karena di situs youtube sendiri tidak disediakan alat atau menu untuk mendownload video di sana, maka disini saya akan memberikan sebuah tips yang berguna yaitu cara download video youtube melalui video tutorial dibawah ini.


Cara download video youtube

Berikut ada dua cara termudah untuk mendownload video youtube Favorit anda :

1. Menggunakan addons firefox untuk youtube


Sebenarnya ada banyak sekali cara download video youtube yang dapat digunakan, bisa dengan download manager atau melalui situs keepvid.com. Jika anda ingin yang paling praktis, gunakan saja addons "easy youtube video downloader" di firefox browser.

Silahkan klik disini untuk menuju ke halaman penginstalan addons tersebut.

Cara download video youtube dengan addons ini cukup mudah, cukup buka saja video youtube yang akan didownload, dan tombol download video dalam berbagai format akan muncul dibawahnya.

2. Menggunakan IDM

Langkah-langkahnya SBB :

1. Gunakan browser mozilla, Jika belu punya silahkan di download di www.mozilla.com2. Install program internet download manager (idm) dengan mendownload terlebih dahulu di www.internetdownloadmanager.com.
2. Masuk ke youtube dengan mengetikkan www.youtube.com pada browser mozilla.
3. Cari dan buka video youtube yang ingin di download.
4. Biarkan video tersebut berputar sebentar hingga akhirnya muncul icon download idm berwarna hijau yang bertuliskan download this video pada bagian kanan atas video yang diputar.


5. Dengan meng-klik tulisan download this video, maka akan muncul konfirmasi penyimpanan dari program IDM-nya. Perhatikan nama file yang disimpan (bisa diubah dan bisa tetap dengan nama asli sebelumnya) dan dimana tempat penyimpanannya sebelum mengklik start download supaya tidak kehilangan file tersebut jika sudah disimpan nantinya.
6. Tunggu sampai proses downloadnya selesai.


LEBIH JELAS LAGI BUKA DI E-MAIL
lukman.ritonga92@yahoo.com

TAHAPAN DALAM BELAJAR



AL-GHAZALI
Tahapan-tahapan Dalam Belajar
Menurut Jerome S Brunner, dalam proses belajar siswa menempuh tiga tahap, yaitu:
LUKMAN HAKIM RITONGA
1.      Tahap Informasi, yaitu tahap awal untuk memeperoleh pengetahuan atau pengalaman baru dimana dalam setiap pelajaran sejumlah informasi yang berfungsi sebagai penambahan pengetahuan yang lama, memperluas dan memperdalam dan kemungkinan informasi yang baru bertentangan dengan informasi yang lama.
2.      Tahap Transformasi,  yaitu tahap memahami, mencerna, dan menganalisis pengetahuan baru serta ditransformasikan dalam bentuk yang baru yang mungkin bermanfaat untuk hal hal yang lain, yaitu informasi harus dianalisis dan ditransformasikan ke dalam bentuk yang lebih abstrak atau konseptual agar dapat digunakan dalam hal yang lebih luas
3.      Tahap Evaluasi, yaitu mengethui apakah hasil transformasi pada tahap kedua benar atau tidak, evaluasi dinilai sehingga diketahui mana mana pengetahuan yang diperoleh dan ditransformasi , dapat dimanfaatkanuntuk memahami gejala-gejala lain.

Yang menjadi permasalahan dalam pembahasan ini adalah:
1.      Bagaimana karakter siswa yang telah mendapatkan informasi
2.      Bagaimana cara mengajar jika:
·        Siswa yang sifat informasinya baru saja dia ketahui, dan
·        Siswa yang sifat informasinya adalah sudah berdiri sendiri
3.      Bagaimana proses atau tahapan cara kerja mulai dari menerima informasi, transformasi, dan evaluasi

Dalam bukunya Muhibbin Syah dikatakan bahwa menurut Jerome pada tahap informasi, ada informasi yang baru sama sekali diterima oleh anak didik, berdiri sendiri, dan ada juga yang menambah, artinya anak didik sudah pernah mendengar ataupun menerima informasi tersebut jauh sebelum guru itu menyampaikan materi kepada anak didik. 
·        Informasi yang baru diterima,  cara guru dalam menyampaikan materi yang baru saja diterima anak didik adalah dengan cara guru mengenalkan apa isi daripada materi tersebut, apa indikasinya bagi kehidupan sehari-hari, manfaatnya, sehingga siswa benar benar telah mengetahui apa hakikat dari materi tersebut, Contoh tentang materi wudhu`, guru terlebih dahulu memberi tahu apa itu, rukun wudhu`, sunat wudhu` serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
·        Informasi yang telah berdiri sendiri, cara guru dalam menyampaikan materi yang sebelumnya telah dimiliki anak didik adalah dengan memperhalus bahasa, atau memperdalam tentang materi tersebut, contoh guru menanyakkan atau menggali pengetahuan siswa yang telah ada seperti tentang rukun, sunat wudhu` tadi.
Kemudian pada tahap transformasi siswa mengolah, menganalisa pengetahuan (informasi) sebelumnya kedalam hal yang lebih jelas atau tidak berdiri sendirinya, agar dapat digunakan dalam hal yang lebih luas. Contoh pada tahap informasi siswa memperoleh tentang materi wudhu` (rukun,sunat dan lain sebagainya), yang kemudian dikembangkan/dikaitkan dengan materi salat. Dalam artian salat tidak sah kalau tidak ada wudhu`, dapat disimpulkan bahwa salah satu dari syarat sah salat itu adalah suci dari hadas dan najis, suci dari hadas yaitu dengan cara berwudhu`.
Pada tahap evaluasi guru menilai apakah hasil dari informasi dan pengubahan dari informasi yaang sudah diterima itu sudah benar atau tidak, artinya apakah pengetahuan (informasi) yang diperoleh, serta yang ditransformasikan kedalam bentuk yang lebih jelas telah dapat dimanfaatkan untuk memahami gejala-gejala yang lain. Contoh, guru menilai apakah informasi yang telah disampaikan itu telah dapat dikuasai siswa seutuhnya atau tidak seperti perihal wudhu` tadi, serta apakah informasi itu telah bisa  ditransformasikan kedalam bentuk yang baru yang mungkin bermanfaat untuk hal-hal yang lain, seperti perihal wudhu` dikaitkan kepada perihal salat.            
Menurut Brunner terdapat tiga keterampilan yang disebut juga dengan cara penyajian (modes of presentation), yaitu:
1.      Tahap enaktif, seseorang melakukan aktifitas dalam upayanya untuk memahami lingkungan sekitarnya. Artinya dalam memahami dunia sekitarnya, anak menggunakan pengethuan motorik, misalnya melaui gigitan, sentuhan, dan sebagainya.
2.      Tahap ikonik, seseorang memahami objek atau dunianya melalui gambar-gambar dan visualisasi verbal, maksudnya dalam memahami dunia sekitarnya annak belajar melalui bentuk perumpamaan.
3.      Tahap simbolic, seseorang telah mampu memiliki ide ide dan gagasan yang sangat dipengaruhi oleh kemampuannya dalam berbahasa dan berlogika.






           

RPP DZIKIR DAN DO'A



RPP UNTUK MTs( MADRASAH TSANAWIYAH) KELAS 7 (TUJUH) SEMESTER 1 TENTANG
MELAKSANAKAN TATA CARA BERDZIKIR DAN BERDO’A SETELAH SHALAT
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )

MTs                            : Al- WASHLIYAH SIMPANG MERBAU

Mata Pelajaran          : FIKIH
Kelas/Semester          : VII / 1
Alokasi Waktu           : 2 x 40 Menit
      I. Standar Kompetensi
1.      menjelaskan tata cara berdzikir dan berdo’a setelah shalat
      II. Kompetensi Dasar
1. menghafalkan bacaan dzikir dan do’a setelah shalat
2. mempraktekkan dzikir dan do’a setelah shalat
      III. Indikator
1.      Melafalkan bacaan istighfar, tasbih, tahmid,dan takbir.
2.      Hafal bacaan istigfar, tasbih, tahmid dan takbir.
3.      Mengartikan bacaan istighfar, tasbih, tahmid, dan takbir.
4.      Hafal dzikir dan do’a setelah shalat
5.      Mempraktekan dzikir dan doa setelah shalat fardlu.
6.      Mampu melaksanakan dzikir dan do’a setelah shalat
IV. Tujuan Pembelajaran
setelah melaksanakan kegiatan dzikir dan do’a setelah shalat siswa mampu:
1.      Melafalkan / mengulang kembali tata cara dzikir dan do’a setelah shalat yang didengar dengan benar
2.      Menyebutkan kembali tata cara dzikir dan do’a setelah shalat yang didengar dengan tepat dan benar
3.      Mengidentifikasi makna/arti dari tata cara dzikir dan do’a setelah shalat yang didengar dengan benar
4.      Mengartikan kalimat dari dzkir dan do’a setelah shalat dengan tepat dan benar
5.      Menyalin/menulis kembali kalimat dzikir dan do’a setelah shalat yang didengar dengan tepat dan   benar
      V. Materi Pembelajaran
Dzikir
Kata "dzikr" menurut bahasa artinya ingat. Sedangkan dzikir menurut pengertia syariat adalah mengingat Allah SWT dengan maksud untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Kita diperintahkan untuk berdzikir kepada Allah untuk selalu mengingat akan kekuasaan dan kebesaran-Nya sehingga kita bisa terhindar dari penyakit sombong dan takabbur. Sebagaiman firman Allah SWT dalam al- quran
"Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya." (QS. Al-Ahzab : 41).

D o a
Menurut bahasa "ad-du'aa" artinya memanggil, meminta tolong, atau memohon sesuatu. Sedangkan doa menurut pengertian syariat adalah memohon sesuatu atau memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan merendahkan diri dan tunduk kepada-Nya. Doa merupakan bagian dari ibadah dan boleh dilakukan setiap waktu dan setiap tempat, karena Allah SWT selalu bersama hamba-hambaNya.sebagaimana firman Allah dalam Al-quran
"Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu." (QS. Al-Mu'min : 60).

a.       Dzikir setelah shalat

                (3 x )    أَسْتَغْفِرَاللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَاإِلَهَ إِلَّا هُوَالْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْه
aku memohon kepada allah yang maha agung 3x

أَللّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَاِلَيْكَ يَعُوْدُالسَّلاَمُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ
وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَاذَالْجَلاَلِ وَالاِكْرَامِ
      Ya Allah, Engkau adalah sumber keselamatan, darimulah keselamatan kepadaMu-lah kembali keselamatan maka hidupkanlah kami, wahai Tuhan kami,  dengan keselamatan meaukkanlah kami kedalam surga ; tempat keselamatan; Maha Kebaikan Engkau dan Maha Tinggi Engkau wahai Dzat Yang Mempunyai Keagungan dan Kemuliaan

لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلى كُلِّ شُيْئٍ قَدِيْرٌ.
Tiada Tuhan selain Allah yang satu tiada sekutu bagiNya.  Kepunyaannyalah kerajaan dan puj-pujian,  Dia menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ.

Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan).

Lalu membaca tasbih, tahmid dan takbir:
سُبْحَانَ اللهُ
“Maha Suci Allah.” (tiga puluh tiga kali)
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
“Segala puji bagi Allah.” (tiga puluh tiga kali)
اَللهُ أَكْبَرُ
“Allah Maha Besar.” (tiga puluh tiga kali)

لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلى كُلِّ شُيْئٍ قَدِيْرٌ.
Tiada Tuhan selain Allah yang satu tiada sekutu bagiNya.  Kepunyaannyalah kerajaan dan puj-pujian,  Dia menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu..

b.      Doa setelah shalat.

1. Doa pembuka
Doa ini dibaca didepan pada setiap doa apapun yang kita baca dengan tujuan semoga doa kita nantinya dapat diterima dan dikabulkan oleh Allah SWT. Inti pembuka doa ada 2 yaitu hamdalah dan selawat, berikut lafaznya :doa pembuka1 Doa Sederhana Setelah ShalatBismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahirobbil’alamin, Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad wa’ala ali sayyidina Muhammad
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Ya Allah, limpahkanlah selawat dan salam kepada tuan kami Muhammad dan Keluarga tuan kami Muhammad”.

2. Doa untuk kedua orang tua
Doa untuk kedua orqng tua1 Doa Sederhana Setelah ShalatRobbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama robbayani shoghira
“Wahai Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, kasihilah mereka sebagaimana mereka mengasihi aku waktu kecil”.

3. Doa keselamatan
doa keselamatan1 Doa Sederhana Setelah Shalat
Allahumma inna nasaluka salamatan fiddini wa’afiyatan fijjasadi waziadatan fil’ilmi wabarokatan firrizqi wataubatan qoblal mauti warohmatan ‘indal mauti wamaghfirotan ba’dal mauti
“Ya Allah, kami memohon kepadaMu keselamatan dalam beragama, kesehetan pada tubuh, tambahan ilmu, keberkahan dalam rezeki, tobat sebelum mati, kasih sayang ketika ajal dan ampunan setelah mati”.

4. Doa mendapat ilmu yang bermanfaat
doa ilmu manfaat1 Doa Sederhana Setelah Shalat
Allahummangfa’na bima ‘allamtana wa’allimna ma yangfa’una warzuqna ‘uluman tangfa’una fiddini waddunya walakhiroh
“Ya Alloh, berilah kami kamanfaatan ilmu yang Engkau ajarkan pada kami, ajarilah kami ajaran yang bermanfaat dan berilah kami rezeki berupa ilmu yang berguna bagi kami dalam urusan agama, dunia dan akhirat”.

5. Doa sapu jagad ( doa yang mencakup segalanya )
doa sapu jagad1 Doa Sederhana Setelah Shalat
Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqina ‘adzabannar
“Wahai Tuhan kami, berilah kkami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat dan jagalah kami dari siksa api neraka”.

6. Penutup doa
Penutup doa ini dibaca untuk menutup doa yang kita baca. Sebagaimana pembuka doa, penutup doa juga terdiri dari dua yaitu hamdalah dan selawat. Berikut lafaznya :
doa dan selawat penutup1 Doa Sederhana Setelah Shalat
Washollallahu ‘ala sayyidina Muhammadin wa’ala alihi wasohbihi wasallam walhamdulillahirobbil’alamin
“Dan semoga Allah melimpahkan selawat dan salam kepada tuan kami Muhammad beserta keluarga dan para sahabat. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalin alam”.

VI. Metode Pembelajaran
1. Ceramah : Metode ini digunakan untuk memulai kegiatan pembelajaran terutama untuk kegiatan awal.
2. kooperatif learning: metode ini digunakan untuk setiap siswa mampu menyebutkan dzikir dan do’a setelah shalat.
      VII. Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan
Waktu
Aspek Life Skill
Yang Dikembangkan
Ø  Pendahuluan :
Apersepsi dan Motivasi :
·         Menanyakan kepada siswa tentang dzikir dan do’a setelah shalat ( explorasi )
·          Menjelaskan tujuan pembelajaran dan manfaatnya dalam kehidupan
Ø  Kegiatan inti
·         Guru membacakan materi dzikir dan do’a setelah shalat dan kemudian diikuti oleh siswa
·         Siswa menyebutkan kembali bacaan dzikir dan do’a setelah shalat
·         Guru menjelaskan makna dzikir dan do’a setelah shalat
·          Siswa bertanya jawab dengan guru tentang hal-hal yang masih belum jelas (elaborasi)
·         Guru memberikan penguatan tentang kesimpulan tata cara dzikir dan do’a setelah shalat (Konfirmasi)

Ø  Kegiatan penutup.
·         Guru melaksanakan penilaian lisan
·         Memberikan tugas pengayaan
10 mnt
60 mnt
10 mnt
Pemahaman Konsep
      VIII. Alat/bahan/sumber belajar
1.      Buku paket Agama Islam kelas VII ( Tim Abdi Guru, Ayo Belajar Agama Islam, Penerbit Erlangga, Jakarta: 2006) Hlm. 87-89



      IX. Penilaian
Indikator Pencapaian
Jenis Penilaian
Bentuk Penilaian
Contoh Instrumen
v  Melafalkan bacaan istighfar, tasbih, tahmid,dan takbir.

v  Hafal bacaan istigfar, tasbih, tahmid dan takbir.


v  Mengartikan bacaan istighfar, tasbih, tahmid, dan takbir.





v  Hafal dzikir dan do’a setelah shalat

v  Mempraktekan dzikir dan doa setelah shalat

v  Mampu melaksanakan dzikir dan doa setelah shalat

-Tes lisan


-Tes lisan

-Test lisan


-Test lisan

-Test tulis


-Tes lisan

Ø  Sebutkan kembali bacaan istigfar, tasbih, tahmid dan takbir.
Ø  Sebutkan kembali bacaan istigfar, tasbih, tahmid dan takbir.
Ø  Sebutkan makna dari kosakata berikut ini : astaqhfirullah, subhanallah, alhamdulillah,allahu akbar.
Ø  Sebutkan kembali bacaan dzikir dan do’a setelah shalat
Ø  Melakukan dzikir dan do’a setelah shalat.         
Ø  Sebutkan tata cara do’a dan dzikir setelah shalat






......................

Mengetahui
     Kepala sekolah                                                                 Guru Bidang Studi


(  Ahmad Fauzi, M.A )                                                      ( Lukman Hakim Ritonga )